<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>This is My Life</title>
	<atom:link href="http://blog.ardy-elda.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.ardy-elda.com</link>
	<description>No matter what peoples say</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 05:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>&#8220;sudah sejauh mana aku mengantar kedua orang tuaku ke pintu surga??? ataukah aku makin mendekatkan mereka ke pintu neraka???&#8221;</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/18/sudah-sejauh-mana-aku-mengantar-kedua-orang-tuaku-ke-pintu-surga-ataukah-aku-makin-mendekatkan-mereka-ke-pintu-neraka/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/18/sudah-sejauh-mana-aku-mengantar-kedua-orang-tuaku-ke-pintu-surga-ataukah-aku-makin-mendekatkan-mereka-ke-pintu-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 05:24:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Di penghujung sepertiga malam, Aku menangis tersedu di atas sajadah pemberian suamiku di hari pernikahan kami. Alhamdulillah Ya Rabb, Kau masih memberiku kesempatan untuk melembutkan hati dengan sungai kecil ini. Sungai ini kembali mengalir, Ah sudah lama sekali aku tak &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2013/05/18/sudah-sejauh-mana-aku-mengantar-kedua-orang-tuaku-ke-pintu-surga-ataukah-aku-makin-mendekatkan-mereka-ke-pintu-neraka/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Di penghujung sepertiga malam,<br />
Aku menangis tersedu di atas sajadah pemberian suamiku di hari pernikahan kami.</p>
<p>Alhamdulillah Ya Rabb,<br />
Kau masih memberiku kesempatan untuk melembutkan hati dengan sungai kecil ini.</p>
<p>Sungai ini kembali mengalir,<br />
Ah sudah lama sekali aku tak merasakan nikmat seperti ini, menangis di pangkuan kekasih yang Maha Mencintaiku, kekasih yang cinta-Nya sudah lama sekali ku duakan dengan cinta kepada suamiku, kutigakan dengan cinta kepada putriku, kubagi lagi dengan cinta kepada orang tuaku, adikku, keluargaku, kepada hartaku, kepada duniaku.</p>
<p><span id="more-536"></span></p>
<p>Oh Rabb, dalam hitunganku sendri, sudah menggunung tumpukan dosaku kepadaMu&#8230;<br />
Entah bagaimana dengan catatanMu, sudah ribuan gunung kah tumpukan dosaku dalam Diary Mu, Ya Rabb <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aku kembali menangis&#8230;<br />
Masihkah ada pengampunanMu untukku???<br />
Masihkah aku pantas meraih HidayahMu???</p>
<p>Lalu pertanyaanku terhenti pada</p>
<blockquote><p>&#8220;sudah sejauh mana aku mengantar kedua orang tuaku ke pintu surga??? ataukah aku makin mendekatkan mereka ke pintu neraka???&#8221;</p></blockquote>
<p>Ketika ku ingat kembali wajah lelaki yang kini dibalut rambut putihnya, wajah yang penuh dengan kelelahan dan kesakitan sepanjang hidupnya.</p>
<p>Apa yang sudah aku lakukan untuknya???<br />
Banggakah ia memiliki putri seperti aku???<br />
<em><strong>Sudah sepanjang apa ku hulurkan kain penutup auratku untuk menolong Bapak serta suamiku???</strong></em></p>
<p>Yah, bukankah jelas pada Al-Quran,<br />
<em><strong>Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:</strong><strong> &#8220;Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.&#8221; Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Ahzab : 59)</strong></em></p>
<p>Jika Bapak tidak mengerti tentang aurat, pakaian taqwa, dalil hijab, dsb&#8230;<br />
Akankah aku membiarkannya begitu saja terjerumus dalam lembah neraka hanya karena pakaianku???</p>
<p>Bukankah dia menyekolahkanku agar aku lebih banyak tau, agar aku lebih pintar, agar aku mendapat informasi lebih banyak daripadanya?!<br />
Lalu ku gunakan untuk apa semua jerih payahnya itu?</p>
<p>Apakah dengan menempuh sekolah bertahun-tahun, menamatkan pendidikan tinggi, rangking kelas berturut-turut, piala berderet yang pernah kuraih&#8230;<br />
Apa dengan semua itu hanya bekal menuju DUNIAWI???<br />
Meraih pekerjaan mapan, gaji selangit, punya rumah besar, mobil mewah, pakaian bermerk, dsb.</p>
<p>Jika memang ini persoalan duniawi,<br />
Apa yang sudah aku persiapkan untuk dunia mereka??? untuk membalas jasa mereka???<br />
Memberikan rumah impian? kendaraan? masa tua yang penuh kecukupan??? atau menghajikan mereka kah???</p>
<p>Jika aku belum mampu atau bahkan tak kan pernah mampu membahagiakan mereka dengan gelimang dunia,<br />
terlebih jika kenyataannya mereka jauh lebih mampu meraih dunia dengan jerih payah sendiri, tak memerlukan bantuanku, menutup sebagian pintu untuk ladang amalku terhadap mereka di dunia ini.<br />
Maka apa yang telah ku lakukan untuk menolong &amp; membahagiakan mereka di akhirat kelak???</p>
<p>Jika aku tak mampu membahagiakan mereka di dunia &amp; akhirat, maka pantaskah aku mengaku anak pada mereka???<br />
Tidak malukah diri ini berharap mendapat sebutan &#8216;anak berbakti&#8217;?!</p>
<p>Seperti kata Ustadz Maulana dalam program TV nya pagi ini,<em><strong> &#8220;jangan pernah berpikir tentang 1000 kebaikan yang telah kita lakukan, tapi pikirkanlah 1 hal yang belum atau bahkan telah lalai kita lakukan!&#8221;</strong></em></p>
<p>Sungguh aku tak pernah tau, sampai kapan Allah titipkan mereka dalam hidupku, sampai kapan aku bisa terus melihat senyum dan tawa mereka.</p>
<p>Ketika datang janji Allah nanti, sudah saatnya kita semua kan berpisah.<br />
Sedih, sakit, getir, kehilangan&#8230;semua sudah pasti akan kita rasakan.</p>
<p>Tapi lebih getir ketika nanti Bapak dimintai pertanggungjawabannya&#8230;<br />
Sudah sejauh mana ia mendidik putrinya&#8230;</p>
<p>Jika di catatan Allah, Bapak sudah mendidikku dengan sangat baik, sementara lakuku menyimpang dari apa yang ditanamkannya, dan lakuku membawa Bapak ke panasnya api neraka&#8230;<br />
dengan apa aku harus menyesal nantinya, ketika semua sudah sangat terlambat&#8230;</p>
<p>Jika di catatan Allah, Bapak belum mendidikku dengan cukup baik, sehingga lakuku tak karuan dan mengakibatkan Bapak tercebur ke limbah neraka&#8230;<br />
Maka siapa yang harus disalahkan???</p>
<p>Bukan, bukan Bapak yang salah, sungguh bukan Bapak&#8230;<br />
Bukankah seperti kataku tadi, Bapak sudah memilihkan sekolah terbaik untukku, membekaliku dengan puluhan tahun bangku pendidikan&#8230;<br />
Sesungguhnya tujuan semua itu bukanlah kepuasan duniawi semata&#8230;</p>
<p>Bapak berharap agar aku tau lebih banyak, agar aku mendapat informasi lebih banyak, agar aku jauh lebih pintar, agar aku mendapat Hidayah.<br />
Yah, AGAR AKU MENDAPAT HIDAYAH.</p>
<p>Ketika aku tak jua mendapat Hidayah, atau Hidayah yang sudah ku dapatkan gagal ku pertahankan, dan ku biarkan luput dari genggaman.<br />
Sungguh aku lah makhluk paling bersalah pada Bapak,<br />
Aku lah anak paling tak berbudi dengan Bapak.</p>
<p>Bagaimana aku memperbaiki semua itu Ya Rabb&#8230;<br />
Masihkah ada waktu menyelamatkan Bapak dari pintu neraka???</p>
<p>Aku selalu percaya, Janji Allah itu Nyata.<br />
Membahagiakan, mengagumkan, menyenangkan, dan membuat rindu bagi yang benar-benar memenuhinya.<br />
Memilukan, menyakitkan, dan teramat pedih bagi setiap yang mengingkarinya.</p>
<p>Dan seperti kata Almarhum Ustadz Jefri (Uje),<em> &#8220;Hidayah itu datangnya berulang-ulang, berkali-kali&#8230;Hidayah itu datangnya dari Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya&#8230;Hidayah itu datang kepada Hamba yang sungguh-sungguh mencari &amp; mengharap Hidayah-Nya&#8221;</em></p>
<p>Sedikit harapan ku kobarkan kembali dalam diri&#8230;<br />
Ku tangisi kembali semua dosaku, berharap tangisku kian melembutkan hati.<br />
Sebagaimana Rasulullah pernah bersabda<em id="__mceDel">, &#8220;seringlah menangisi dosa, karena menangisi dosa dapat melunakkan hati yang keras, menghidupkan kembali hati yang mati&#8221;.</em></p>
<p>Sungguh, sebelum semua pintu tertutup, sebelum semua waktu terhenti, sebelum aku betul-betul terlambat nanti,<br />
Aku ingin membahagiakan Bapak &amp; Ibu..<br />
Aku ingin mengantarkan mereka ke pintu surga dan membuat mereka tak terlihat oleh neraka.</p>
<p>Begitu pula dengan kedua pria lain yang kucintai, selain Bapak.<br />
Ketika suamiku, pria yang ku cintai dengan seutuh nyawaku, kini telah menjadi seorang Bapak.<br />
Ketika adikku, saudara semata wayangku, seseorang yang sungguh sejak dulu kehadirannya kuharapkan untuk menemaniku bermain mengisi hari, kelak pun ia akan menjadi seorang Bapak.</p>
<p>Semoga semua putri-putri mereka kelak mengecamkan ini dalam hatinya masing-masing:</p>
<blockquote><p>Bapak, betapa cintaku kepadamu, tak kan pernah bernilai cinta, jika aku belum mampu menyelamatkanmu dari gerbang neraka dan mengantarmu ke pintu surga.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/18/sudah-sejauh-mana-aku-mengantar-kedua-orang-tuaku-ke-pintu-surga-ataukah-aku-makin-mendekatkan-mereka-ke-pintu-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keberhasilan Menyusui Didapat Karena Usaha yang Keras, BUKAN Karena Keberuntungan!!!</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/06/keberhasilan-menyusui-didapat-karena-usaha-yang-keras-bukan-karena-keberuntungan/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/06/keberhasilan-menyusui-didapat-karena-usaha-yang-keras-bukan-karena-keberuntungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 May 2013 23:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Catatanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[Jadi ingat beberapa waktu lalu, di sebuah pusat perbelanjaan di kota ini. Saya menyusui Dynda di ruang Ibu &#38; anak yang tersedia di mall itu. Tak lama dari saya masuk, ada seorang ibu membawa ransel gede banget masuk seorang diri, &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2013/05/06/keberhasilan-menyusui-didapat-karena-usaha-yang-keras-bukan-karena-keberuntungan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ingat beberapa waktu lalu, di sebuah pusat perbelanjaan di kota ini.<br />
Saya menyusui Dynda di ruang Ibu &amp; anak yang tersedia di mall itu.<br />
Tak lama dari saya masuk, ada seorang ibu membawa ransel gede banget masuk seorang diri, lalu keluarlah alat tempur seabrek dari dalam ransel itu, saya perhatikan saja sepintas terlihat ada termos kecil untuk air panas, ada botol minum ukuran agak besar yang masih berisi setengahnya, ada botol dot, serta susu formula yang dimasukkan di dalam wadah sejenis toples plastik gitu.</p>
<p><span id="more-526"></span></p>
<p>Tanpa saya duga, beliau menegur saya :<br />
<em>Ibu : &#8220;Berapo bulan anaknyo tuh dek?&#8221;</em><br />
<strong>Saya : 8 bulan bu</strong><br />
<em>Ibu : &#8220;Lupo bawa dot apo sampe netek&#8217;i langsung tuh, kalo aku kemano-mano dak tinggal nian ini barang-barang se-tas besak, biar uji pegi nak sebentar be, tetep aku bawak dot dg susu, dak boleh nian ini tinggal&#8221;.</em><br />
<strong>Saya : Anak aku idak nyusu bu, cuma nenen ni lah be.</strong><br />
<em>Ibu : (tampang agak heran bercampur kaget)&#8230;eeeehhh kau nih, anak masih bayi cak ini dak dienjuk susu, anak aku be la setahun setengah masih tetep ku kasih susu, sampe dio besak agek, biarlah mahal-mahal ye kalo untuk anak dak pake itung-itungan aku pokoknyo.</em><br />
<strong>Saya : Oh kalo aku justru peritungan nian bu, aku itung galo apo yang lebih manfaat &amp; idak untuk anak aku&#8230;.Kalo aku la tau ASI jauh lebih baek, ngapoin aku keluar duit mahal-mahal untuk beli susu.</strong><br />
<em>Ibu : Iyo sih ASI memang bagus ye&#8230;(agak kebingungan mau ngomong apa, lalu&#8230;)</em><br />
<em>Tapi lemak kau deres ASI nyo ye, aku dak keluar nian ASI aku, cuma biso netek&#8217;in 2 bulan, sudahnyo kering ASI aku&#8230;yo lemaklah, beruntung berarti kau, jarang ado wong pacak nyusui dak nambah susu lagi.</em><br />
<strong>Saya : *senyum aja lah&#8230;kalo mo jelasin juga tar jadi kayak kuliah 4sks dah panjangnya <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </strong></p>
<p>Well, menyikapi pertanyaan ibu tadi, memang ada banyak sekali orang di luar sana yang menganggap keberhasilan menyusui karena keberuntungan.</p>
<p>Haruskah setiap menit &amp; detik saya share bagaimana proses menangis &amp; berdarah-darahnya saya dalam usaha menyusui Dynda?!</p>
<p>Haruskah setiap menit &amp; detik saya ingatkan pernah 2 kali membawa Dynda ke rumah sakit di tengah larut malam karena Dynda muntah darah, yang ternyata darah itu berasal dari puting saya yang robek menganga, terbayang pedihnya seperti apa?!</p>
<p>Haruskah saya ledakkan isi hati betapa saya menyesal telah menyentak ibu saya dengan sentakan yang amat keras saat diam-diam ibu saya membelikan susu untuk Dynda (walau tak sempat dibuka).</p>
<p>Haruskah saya uraikan betapa beratnya saya meninggalkan rumah ibu dan kembali ke kontrakan mungil kami, saat belum genap 2 minggu pasca persalinan saya, semua demi mencari suasana kondusif guna mendukung proses saya memberikan ASI.</p>
<p>Haruskah pula saya katakan betapa sedihnya saya saat menolak permintaan mertua untuk berkunjung ke rumahnya, dan saya katakan pada suami, &#8220;Sampe mama stop komen tentang susu, baru Ummi galak bawa Dynda kesano&#8221;<br />
Lantas sekarang, setelah Dynda sukses menjadi sarjana ASI Eksklusif, bahkan sukses menjadi magister ASI, semua berkomentar bahwa SAYA BERUNTUNG&#8230;..haaaaxxxxx&#8230;</p>
<p>Ayolah, jangan mencari kambing hitam di dirimu sendiri.<br />
Jangan membutakan mata &amp; menulikan telinga dari informasi, sehingga yang keluar hanyalah &#8220;hidup orang lain penuh dengan KEBERUNTUNGAN&#8221;.</p>
<p>Jika hidup orang lain penuh dengan keberuntungan, maka hidupmu penuh dengan apa? penuh dengan kesialan demi kesialan kah?!</p>
<p>Inilah contoh nyata manusia kufur nikmat, selalu merasa dirinya TAK MAMPU sebelum melakukan perjuangan.<br />
Selalu merasa sudah melakukan perjuangan hebat tanpa hasil, padahal jelas hasil itu menunjukkan seberapa keras kamu sudah berjuang!</p>
<p>Tak ada yang mudah teman, tapi sekali lagi saya prinsipkan TAK MUDAH BUKAN BERARTI MENYERAH!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti mengutip perkataan seorang teman di salah satu grup pendukung ASI yang ku ikuti  berikut ini :</p>
<blockquote><p>Dear member,</p>
<p>Tahukah Anda bahwa menyusui itu tidaklah mudah, tidak sesimple arti katanya?<br />
Tahukah Anda bahwa menyusui hanyalah sebagian kecil dari tugas seorang ibu, tapi selain itu ada banyak lagi tantangan dan tugas seorang ibu yang jauh lebih sulit?<br />
Tahukah Anda bahwa pikiran mempunyai kekuatan yang maha dasyat?<br />
Lalu tahukah Anda apa dan siapa yang paling menentukan keberhasilan kita?</p>
<p>Menyusui adalah tantangan awal seorang ibu setelah malaikat kecil terlahir ke dunia.<br />
Bukan suatu proses yang mudah bahkan bagi ibu yang sudah pernah menyusui sekalipun.<br />
maka tidak ada seorang pun ibu yang berhasil menyusui dengan mudah, apalagi cuma karena faktor <strong>keberuntungan</strong>, tentu tidak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>karena untuk terus menyusui seorang ibu harus memiliki keyakinan tingkat tinggi, usaha yang pantang menyerah, pikiran yang ekstra optimis serta sangat jauh dari keputusasaan.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bukan hal yang mudah untuk tetap tenang saat anak menangis dan menangis.</p>
<p>bukan hal yang budah untuk tetap tegas menolak godaan lain selain ASI di saat ibu kebingungan menghadapi bayi yang belum dipahaminya.</p>
<p>bukan hal yang mudah untuk menghalau pikiran galau ketika ibu mengira tangisan itu selalu karena lapar, lapar n lapar.</p>
<p>bukan hal yang mudah untuk tetap bersyukur dan tenang saat hasil tidak sesuai harapan, sungguh bukan hal yang mudah.</p>
<p>Tapi menyusui hanyalah tantangan awal bagi seorang ibu, sebagian kecil tugas seorang ibu, yang juga dialami oleh semua ibu.</p>
<p>yang membedakannya hanyalah bagaimana sikap ibu menghadapi dan menyelesaikan tantangan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih ada banyak tantangan lainnya yang pasti akan lebih berat daripada menyusui.</p>
<p>Semakin besar anak, kebutuhannya akan semakin banyak, pergaulan semakin luas, dan juga pasti akan menemukan hal-hal baru di luar sana, yang mungkin akan membuat ortu kualahan.</p>
<p>Tantangan ini akan dihadapi semua ibu dan juga ayah, dan lagi-lagi yang akan membedakan hanya sikap menghadapi dan menyelesaikan tantangannya.</p>
<p>Lalu apa yaah yang kira-kira akan menghalangi keberhasilan kita menghadapi dan menyelesaikan semua tantangan tersebut????<br />
MINDSET&#8230;<br />
Pernah denger <strong>&#8216;Mind Power&#8217;</strong> atau <strong>&#8216;Brain Power&#8217;</strong> atau <strong>&#8216;You Are What You Think&#8217;</strong>?</p>
<p>Yup.. Mindset kita ini memiliki kekuatan yang maha dasyat looh, mindset kita adalah penentu keberhasilan kita, karena mindset ini yang akan mendorong kita untuk melakukan atau tidak melalukan sesuatu, yakin atau tidak yakin terhadap sesuatu, mau bangkit dari keterpurukan ataukah mau terus terpuruk.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mindset juga yang akan mendorong kepribadian kita apakah kita akan menjadi seorang yang optimis ataukah menjadi seorang yang pesimis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kekuatan pikiran kita yang akan membuat aura diri kita.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>jika kita menjadi sosok optimis dg aura positif maka alam pun akan membantu mewujudkan pikiran kita, dan kita akan mampu menularkan aura positif kita, dan sebaliknya jika kita menjadi sosok pesimis dg aura negatif maka alam juga akan membantu mewujudkan pikiran kita, dan kita akan menularkan aura negatif kita.</p>
<p>Jika kita ingin berhasil melakukan sesuatu maka katakanlah kepada diri sendiri <strong>&#8216;aku bisa&#8217;</strong>, <strong>&#8216;aku mampu&#8217;</strong>, &#8216;<strong>aku mau berhasil</strong>&#8216;, &#8216;<strong>aku mau berusaha&#8217;</strong>, dan kalimat positif lainnya.</p>
<p>Dan kalimat positif ini harus ditanamkan di hati dan juga di pikiran kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jangan pernah berhenti berharap, jangan pernah merasa sudah cukup dalam berusaha (karena mungkin di luar sana ada orang yang berusaha lebih hebat daripada kita).</p>
<p>jangan terlalu larut menyesali dan meratapi kegagalan, apalagi terus menyalahkan diri sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>dan hal ini haruslah benar-benar terwujud dengan sikap, bukan hanya diniatkan dan dikatakan tapi lakukan <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Gak percaya?? coba buktikan aja sendiri <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari sekian panjang ketikan ini intinya adalah aku mengharapkan semua member TATC mampu menjadi sosok yang optimis dan selalu positif, selalu bahagia, bukan hanya agar berhasil menyusui tapi juga agar mampu melakukan hal positif lainnya bagi keluarga dan masyarakat, mampu mewariskan sikap positif kepada anak-anak..</p>
<p>Okelah sesekali kita akan terbentur dengan kesedihan dan kegagalan, tapi bukan untuk waktu yang lama, karena jika kita menjadi si optimis, insya Allah kita akan mampu segera bangkit dan terus &#8216;berjalan maju&#8217; <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Moga-moga tidak ada lagi yang terus pesimis saat bergabung di TATC terutama dalam masalah menyusui.. aamiin</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Saya cuma mau nambahin sedikit bahwa saat Anda mulai membandingkan diri kenapa orang lain mampu, kenapa aku berbeda, kenapa belum berhasil, dsb&#8230;<br />
Ingatlah selalu kalimat ini :<br />
<strong><em>Keberhasilan Menyusui Didapat Karena Usaha yang Keras, BUKAN Karena Keberuntungan!!!</em></strong></p>
<p>Sooo, jika saya bisa, jika mereka bisa, kenapa kamu enggak???!!! <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/06/keberhasilan-menyusui-didapat-karena-usaha-yang-keras-bukan-karena-keberuntungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;SEMUA BISA DIJELASKAN DENGAN LOGIKA&#8221;</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/05/semua-bisa-dijelaskan-dengan-logika/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/05/semua-bisa-dijelaskan-dengan-logika/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 May 2013 21:05:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Catatanku]]></category>
		<category><![CDATA[iLmu]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Suamiku penyuka sulap, suka sekali. Beberapa trik sulap ia kuasai dengan baik, terus terang ini jadi nilai &#8220;plus&#8221; dia waktu ku kenal pertama kali. Aku memang tipe penyuka pria unik yang punya hobi unik, dan entah kenapa rasanya aku agak &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2013/05/05/semua-bisa-dijelaskan-dengan-logika/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Suamiku penyuka sulap, suka sekali.<br />
Beberapa trik sulap ia kuasai dengan baik, terus terang ini jadi nilai &#8220;plus&#8221; dia waktu ku kenal pertama kali.</p>
<p>Aku memang tipe penyuka pria unik yang punya hobi unik, dan entah kenapa rasanya aku agak kurang tertarik dengan pria yang (maaf)<em> i called him &#8220;pasaran&#8221;</em>, seperti yang suka olahraga, otomotif, menyanyi, main musik, dsb.</p>
<p>Aku suka pria yang <em>&#8220;berbeda&#8221;</em>, di saat pria lain<em id="__mceDel"> </em>berlomba<em id="__mceDel"><em id="__mceDel"><em id="__mceDel"> </em></em></em>belajar alat musik, beliau justru memilih trik sulap untuk digeluti.<br />
Di saat pria lain asik berpeluh dengan seragam kumal bercampur lumpur di tengah lapangan, atau pria dengan cemong di muka karena memodifikasi knalpot mobil atau motornya agar terdengar lebih <em>&#8220;sangar&#8221;</em>, priaku justru memilih Seminar dan setumpuk buku-buku tebal untuk dikencani, bahkan hingga larut malam sekalipun&#8230;.<em>So sexy </em>nih tipe-tipe gini, pasti pinternya pake banget deh <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> <i><br />
</i></p>
<p>Bagiku, pria dengan tipikal <em>&#8220;berbeda&#8221;</em>, tentu akan punya jalan pikiran berbeda pula <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa hubungannya dengan judul postinganku ini???<br />
yeps, that&#8217;s the point&#8230;</p>
<p><span id="more-521"></span></p>
<p><!--click here-->Dulu, dulu sekali, aku punya (mantan) orang dekat yang (tampak luarnya) soleh sih, anak pengajian, walau sejujurnya aku agak bingung pengajian apa yang dia ikuti sampai harus selalu menyebut &amp; memuji2 nama sederetan manusia (selain Rasulullah) di dalam setiap Al-Fatihah &amp; doa-doanya, sementara nama orang tua sendiri tak dimasukkan sama sekali ke dalam doa itu.</p>
<p>Anehnya, pria soleh ini percaya sekali akan hal <strong>ghaib</strong>, segala bentuk ramalan nasib, jodoh, rejeki, mitos seputar mimpi, mitos telunjuk &amp; jempol kaki, mitos alis tebal yg menyatu, dsb.</p>
<p>Ketika aku bertemu suami, sedikit banyak tentunya aku cerita donk &#8220;eh percaya ga kalo gini gini gini&#8221;&#8230;atau &#8220;bener ga sih kalo tidur berasa ditindih, mau baca doa ga bisa, mau bangun &amp; teriak ga bisa, pas bangun badan sakit2 semua, itu artinya kita abis ketindihan hantu ya?&#8221;<br />
(tak harus mengalami langsung, aku dan suami bisa berdiskusi tentang apapun yang kami lihat, kami dengar, atau kami rasa menarik untuk jadi topik diskusi, saling menyelami satu sama lain lewat obrolan panjang, bahkan bisa bersambung hingga berminggu-minggu lamanya, ini pendekatan yang menarik dari seorang laki-laki yang menurutku <em>uniqely</em>) <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan untuk setiap pertanyaan konyolku, suami selalu mentertawakanku, lalu dia (hingga saat ini) selalu mengingatkanku dengan kalimat<strong><em> &#8220;seperti trik sulap, apa yang dirasa ajaib, mustahil, tidak mungkin, magic, ghaib, di mata manusia awam, namun sesungguhnya SEMUA BISA DIJELASKAN DENGAN LOGIKA&#8221;</em></strong></p>
<p>Dan untuk pertanyaan di atas tadi, <em>&#8220;bener ga sih kalo tidur berasa ditindih, mau baca doa ga bisa, mau bangun &amp; teriak ga bisa, pas bangun badan sakit2 semua, itu artinya kita abis ketindihan hantu ya?&#8221;</em></p>
<p>Berikut sedikit sharing dari Grup yang ku ikuti, semoga bermanfaat :</p>
<blockquote><p>dulu, tiap menghuni tempat baru aku musti aja pas tidur &#8220;ketindihan&#8221; yg gak bisa gerak, bebacaan ayat suci, baru ilang tuh ketindihan, ktnya sih digodain jin, aslinya engga lho &#8230; ini ada bahasan ilmiahnya:<br />
<strong>Misteri ‘Tindihan’ atau Lumpuh Tidu</strong>r<br />
REP | 09 November 2012 | 12:53 Dibaca: 4070 Komentar: 33 Nihil<br />
Apa yang kita tahu tentang “tindihan” atau lumpuh tidur atau dalam bahasa inggrisnya sleep paralysis? Ya, ‘tindihan’ adalah sebuah kejadian manakala saat kita tidur tiba-tiba merasa seperti tercekik, sulit bernafas, dan terasa berat dan sesak seakan ada sebongkah batu besar yang menindih? Kemudian seluruh tubuh kita terasa kaku dan melumpuh? Kira-kira seperti itulah yang disebut ‘tindihan’ atau lumpuh tidur atau juga sleep paralysis.</p>
<p>‘Tindihan’ adalah suatu kondisi dimana tubuh tertidur sedangkan otak masih terjaga atau setengah tidur sehingga terjadi ketidaksinambungan atara kerja tubuh dan otak. Mungkin jika saya ibaratkan dalam istilahkan kelistrikan keadaan seperti ini dapat disebut korsleting. Dalam kondisi ini otak mengirim sinyal-sinyal sebagaimana pada saat kita tengah terjaga, sedangkan tubuh tidak dapat merespon sinya-sinyal itu dengan baik karena mengira dia sedang tertidur. Itulah sebabnya mengapa tubuh tetap tak bergerak dan mengalami kelumpuhan sementara.</p>
<p>‘Tindihan’ ini juga biasa diserati halusinasi seperti, mendengar suara-suara bising dan perasaan seolah melihat penampakan bayangan hitam yang besar dan menyeramkan. Itulah sebabnya mengapa ‘tindihan’ sering dihubungkan dengan hal-hal yang berbau gaib dan mistis.</p>
<p>Ada sebagian beranggapan bila ‘tindihan’ ini adalah gangguan pada peredaran darah sehingga tubuh kita menjadi kaku dan lumpuh. Tapi ternyata bukan itu penyebabnya. Menurut sebuah artikel yang saya baca sleep paralysis atau tindihan ini adalah sejenis halusinasi karena adanya gangguan malfungsi tidur pada tahap Rapid Eye Movement (REM). Tidur sendiri terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu; fase belum lelap atau setengan sadar, fase lebih dalam atau lelap dan fase REM dimana mimpi terjadi. Nah dalam kasus ‘tindihan’ ini kita tidak melewati fase lelap melainkan lagsung masuk Rem dan mengalami mimpi. Itulah asal muasalnya mengapa kita tetap merasa tersadar dan merasakan pendengaran-pendengaran dan penampakan-penampakan yang menyeramkan. Padahal yang sesungguhnya terjadi adalah kita tertidur, memejamkan mata, dan semua kejadian meyeramkan yang kita alami itu hanyalah sebuah mimpi.</p>
<p>Bagaimana menyikapinya? Kita tidak perlu takut jika sampai mengalami sleep paralysis atau ‘tindihan’ ini. yang perlu kita lakukan adalah menekankan pada benak kita bahwa semua yang terjadi tidaklah nyata dan hanyalah sebuah halusinasi. Cobalah untuk tetap tenang, tarik nafas perlahan dan usahakan untuk tidak panik dan melawan, karena hal-hal seperti itu hanya akan menimbulkan kelelahan yang amat sangat pada saat kita terbangun nanti. Cukup gerak-gerakkan saja kepala dan ujung-ujung tangan serta kaki dengan perlahan sambil tetap menarik nafas panjang dan dalam. Lagi pula ‘tindihan’ ini tidak berlangsung lama, hanya sekita beberapa detik hingga satu menit saja sampai tubuk kita benar-benar siap untuk terjaga.</p>
<p>Yang memicu ‘tindihan’ ini sederhana saja. Si lumpuh tidur ini hanya menyerang tubuh yang kelelahan dan kurang tidur saja. Jadi, pencegahannya pun sederhana pula. Cukup dengan menjalankan pola hidup sehat, tidur teratur tepat pada waktunya dan usahakan jangan kurang dari 6 jam. Jangan banyak begadang dan dugem jika kita tidak ingin diserang oleh hantu ‘tindihan’.</p>
<p>Namun ada satu yang harus diwaspadai, yaitu ‘tindihan’ terjadi terus menerus dalam jangka waktu yang berdekatan. Pada umumnya ‘tindihan’ hanya terjadi 1 atau 2 tahun sekali saja dalam setahun. Jadi apabila akhir-akhir ini anda sering mengalami ‘tindihan’ sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter. Boleh jadi itu adalah gejala awal dari depresi….saya sarikan dari berbagai sumber…</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Yeah, sekali lagi aku jatuh cinta pada suamiku.<br />
Jatuh cinta dengan kalimatnya<em id="__mceDel"><em id="__mceDel"> <strong>&#8220;SEMUA BISA DIJELASKAN DENGAN LOGIKA&#8221;</strong></em></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2013/05/05/semua-bisa-dijelaskan-dengan-logika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Yahudi : Perhatikan Sajadahmu! Perhatikan sekelilingmu! Perhatikan Dirimu Sendiri!!!</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2013/01/31/waspadai-yahudi-perhatikan-sajadahmu-perhatikan-sekelilingmu-perhatikan-dirimu-sendiri/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2013/01/31/waspadai-yahudi-perhatikan-sajadahmu-perhatikan-sekelilingmu-perhatikan-dirimu-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2013 19:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Semaleman suntuk merinding sendiri bacain chat diskusi di grup &#8220;Smart Mommies&#8221; Bermula dari topik ini : Hati &#8211; hati dengan sajadah yg anda gunakan untuk shalat mengandung lambang yahudi http://m.facebook.com/note.php?note_id=468506736501368 Berlanjut ke pembahasan tentang lambang2 freemason/iluminati, seperti: simbol disney, walt &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2013/01/31/waspadai-yahudi-perhatikan-sajadahmu-perhatikan-sekelilingmu-perhatikan-dirimu-sendiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Semaleman suntuk merinding sendiri bacain chat diskusi di grup &#8220;Smart Mommies&#8221;</p>
<p>Bermula dari topik ini :<br />
Hati &#8211; hati dengan sajadah yg anda gunakan untuk shalat mengandung lambang yahudi http://m.facebook.com/note.php?note_id=468506736501368</p>
<p>Berlanjut ke pembahasan tentang lambang2 freemason/iluminati, seperti:<br />
simbol disney, walt disney, angka keramat 666, simbol daur ulang yg ada di setiap kemasan makanan/minuman, simbol tr*ns media, logonya c*b*y junior, angka 13 pada logo Mc*, logo freemason pada micros*ft, dan masih banyaaaaakkkk simbol2 lainnya yang sangat dekat, amat sangat dekat keberadaannya dengan diri kita, dalam keseharian kita.</p>
<p>Bahkan sampai ke issue janin dalam kandungan yg harus didengarkan lagu2, baik itu musik klasik, atau musik biasa, ternyata cuma propaganda Yahudi untuk menjauhkan kita dari Al-Qur&#8217;an sejak dalam kandungan.<br />
Padahal sering dielu-elukan bahwa musik klasik peningkat kecerdasan otak janin, itu semua BOHONG!!!<br />
Yahudi telah menipu kita mentah-mentah, seluruh aspek kehidupan kita, tak terkecuali pada bidang pendidikan.</p>
<p>Innalillahi&#8230;.<br />
Betapa kita sudah terkepung &#038; terpedaya mentah2 oleh Yahudi Laknatullah.</p>
<p>Bagaimana mungkin bercita2 menjadikan putra-putri sebagai Hafidz &#038; Hafidzah, sementara lisan lebih suka bersenandung ketimbang mendengungkan ayat suci Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Bagaimana mungkin mengharap memiliki generasi Quraniah, sementara yang kita contohkan adalah menyiapkan generasi pemuja tokoh-tokoh kartun, laki-laki pemakai emas &#038; sutra, wanita yang menisbatkan diri pada nama suami, dsb.</p>
<p>Astaghfirullah&#8230;.<br />
Betapa dunia telah menipu &#038; membutakan setiap hati, hingga tanpa sadar kita telah menjadi budak2 iblis.</p>
<p>Yang bisa kita lakukan saat ini,<br />
Mari kembali berpegang pada Kitabullah, Al-Qur&#8217;anul kariim.<br />
Kembali mencontoh sunnah Rasulullah.<br />
Jangan meniru/melakukan sesuatu yang kita tidak ada ilmu atasnya.</p>
<p>Ampuni kami, ampuni kami, ampuni kami, Wahai Kau sang Rabbul Izzati&#8230;.</p>
<p><b>Note :<br />
Silakan dibuka, dibaca, dan dipahami link yang saya share di atas tadi.<br />
Semoga bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p>آمِيّنْ يَرَبَّ الْعَالَمِيْنَ</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2013/01/31/waspadai-yahudi-perhatikan-sajadahmu-perhatikan-sekelilingmu-perhatikan-dirimu-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy 6 monthversarry, my dynda</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/10/10/happy-6-monthversarry-my-dynda/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/10/10/happy-6-monthversarry-my-dynda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2012 16:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[Enam bulan takdirmu menapaki dunia, menyemarakkan kehidupan kami dengan senyum, tawa, bahkan tangismu yg menurut kami tentu saja tetap lucu dan menggemaskan. Sebelumnya aku sudah sering melihat bayi, menggendong, memandikan, membedong, bahkan memberi susu melalui botol dot. Setiap melihat pasien2ku &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/10/10/happy-6-monthversarry-my-dynda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Enam bulan takdirmu menapaki dunia, menyemarakkan kehidupan kami dengan senyum, tawa, bahkan tangismu yg menurut kami tentu saja tetap lucu dan menggemaskan.</p>
<p>Sebelumnya aku sudah sering melihat bayi, menggendong, memandikan, membedong, bahkan memberi susu melalui botol dot.<br />
Setiap melihat pasien2ku terdahulu, perasaanku tak pernah sesenang ini.<br />
Meski bayi2 itu sungguh lucu &#038; menarik, tetap saja rasanya jauh berbeda dengan 6 bulan belakangan ini.</p>
<p>Ketika mendengar tangismu pertama kalinya.<br />
Ketika ku lihat dg mata kepala sendiri saat tubuhmu meluncur indah keluar dari jalan lahirku.<br />
Ketika kaki2 mungilmu menendang2 perutku &#038; tanganmu meraba2 tubuhku serta lidahmu menjilati dadaku pada proses IMD (inisiasi menyusui dini).<br />
It was amazing, so amazing.</p>
<p>Ketika ku lihat untuk pertama kalinya kau belajar tengkurap di usia ƔåΩƍ baru genap 9 minggu.<br />
Ketika ku lihat posisi tidurmu tak pernah lagi menetap seperti saat bayi dulu.<br />
Ketika ku lihat kau mulai bersuara dan mulai bisa tertawa terkekeh.<br />
Ketika berbagai ekspresi &#038; gaya tidur kau tampilkan dg begitu lucunya.<br />
It was amazing, so amazing.</p>
<p>Ketika tepat di usia 5 bulan kau mulai menggerakkan kakimu dan belajar merangkak.<br />
Ketika hampir seminggu setelah itu menyusul pula kemampuanmu belajar duduk, walau masih geal-geol, hehe.<br />
It was amazing, so amazing.</p>
<p>Ketika seminggu belakangan ini kau benar2 mulai mem&#8221;beo&#8221;.<br />
Ketika semua liurmu keluar dan muncrat kemana-mana saat kau menirukan suara mobil dari mulut Abi, Ummi, ataupun nenek &#8220;brrrrmmmm&#8230;.&#8221;.<br />
Ketika Abi berterik &#8220;Aaa&#8221;, kaupun menyuarakan sama persis dengan nada ƔåΩƍ persis pula, disertai dengan tawa khas mu ƔåΩƍ terkekeh-kekeh.<br />
It was amazing, so amazing.</p>
<p>Ketika gusi2mu mulai mengeras dan menggigit putingku sambil menariknya keras2.<br />
Ketika kau tertawa mendengar jerit kesakitanku.<br />
Ketika matamu sungguh berat dan kau mulai menempelkan tubuhmu pada tubuhku untuk didekap seerat mungkin.<br />
Ketika saat tidurpun tanganmu masih melambai-lambai mencari mataku, hidungku, mulutku, dan meraba-raba semua ƔåΩƍ bisa dijangkau oleh tangan mungilmu.<br />
It was amazing, so amazing.</p>
<p>Ketika aku harus menarik nafas dalam2 saat melihat ulahmu Чa̅ƞб​​‎​‎​‎​ semakin lincah dan pintar.<br />
Ketika aku melihat buku ƔåΩƍ sobek, bedak ƔåΩƍ tumpah, remot ƔåΩƍ keluar dari plastiknya, tisu ƔåΩƍ terburai dari tempatnya, sprei ƔåΩƍ tertarik dari tepi kasur.<br />
Lagi2 semua sungguh menakjubkan bagiku.</p>
<p>Tak hanya menakjubkan biasa, tapi semua pengalaman ini begitu menyenangkan, so priceless sekali.</p>
<p>Maka, untuk semua kebahagiaan ƔåΩƍ telah ia hadirkan di kehidupanku 6 bulan belakangan ini, tegakah jika aku tak membalasnya dg lebih baik pula???<br />
Oh tentu tidak.</p>
<p>Ku berikan semua ƔåΩƍ terbaik tentunya, mulai dari pakaian, mainan, tempat beristirahat, dan ƔåΩƍ terpenting adalah NUTRISI ƔåΩƍ TERBAIK.</p>
<p>Alhamdulillah, 6 bulan program ASI eksklusif kami lancar dan Ðÿñϑά mendapat gelar S1 ASI eksklusif dari AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia).</p>
<p>Terimakasih untuk Ȁϐϊñϑά ƔåΩƍ juga mendapat gelar &#8220;breastfeeding father&#8221;, yaitu ayah ƔåΩƍ mendukung penuh dan membantu sang istri selama memberikan ASI bagi anaknya.</p>
<p>Insya Allah kami akan terus menjadi keluarga ASI, keluarga ƔåΩƍ tidak hanya menginginkan kesehatan semata, tapi juga mengharap Ridho dg menjalankan perintah Allah ƔåΩƍ tertera jelas dalam Al-Quran, yaitu untuk menyusui anaknya hingga 2 tahun lamanya.</p>
<p>Aaamiiin Allahumma Aaamiiin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/10/10/happy-6-monthversarry-my-dynda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 September, tujuh tahun silam</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/25/25-september-tujuh-tahun-silam/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/25/25-september-tujuh-tahun-silam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2012 12:13:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kau benar, seseorang tak kan pernah menjadi kupu-kupu sebelum ia melewati proses sebagai ulat yg menjijikkan dan kepompong yg menyedihkan. Dan aku memang pernah melewati semuanya. Tapi tak cukup dari semua proses itu. Kupu-kupu tak mampu terbang sendirian. Ia &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/09/25/25-september-tujuh-tahun-silam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin kau benar, seseorang tak kan pernah menjadi kupu-kupu sebelum ia melewati proses sebagai ulat yg menjijikkan dan kepompong yg menyedihkan.<br />
Dan aku memang pernah melewati semuanya.</p>
<p>Tapi tak cukup dari semua proses itu.<br />
Kupu-kupu tak mampu terbang sendirian.<br />
Ia membutuhkan teman sebagai penuntun jalan.<br />
Dan aku kupu-kupu bersayap rapuh, yang beruntung menapaki teduhnya hatimu yang rindang.</p>
<p>Tujuh tahun kita bertemu.<br />
Saling jatuh cinta lewat hijab dan jalan dakwah.<br />
Namun jarang sekali mengungkap cinta di antara kita.<br />
Yang tampak justru seringkali hanya saling menampar lewat kata.</p>
<p>Namun dari semua itulah hati kita terpaut.<br />
Tak pernah basa-basi memberikan kritik.<br />
Tak pernah berusaha manis kala memuji.<br />
Juga tak pernah saling membalut empedu dengan buaian coklat manis.<br />
Semua alami tampak apa adanya.</p>
<p>Ratusan kali kita bertengkar.<br />
Ribuan kali kita silang pendapat.<br />
Namun tak satupun yg mampu menggoyah ikatan kita.</p>
<p>Kerap kali kau iri setiap aku mulai mendaki puncak.<br />
Tak terhitung pula berapa kali aku mendengki pada keteguhan hatimu mencintai Ilahi Rabbi.</p>
<p>Kita sudah terlanjur berbeda haluan.<br />
Mungkin pula sudah berbeda tujuan.</p>
<p>Namun perbedaan tak menjadi pemisah kita.<br />
Kekosongan ini tetap hampa tak berisi tanpamu.<br />
Dan kerinduan ini tetap tak terobati sampai kita diizinkan bersama lagi, seperti saat 7 tahun silam.</p>
<p>This is Our September,<br />
Bulan dimana kita memulai segalanya.<br />
(-25 September &#8217;05-)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/25/25-september-tujuh-tahun-silam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya kk Dynda Beneran Bisa Merangkak</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/15/akhirnya-kk-dynda-beneran-bisa-merangkak/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/15/akhirnya-kk-dynda-beneran-bisa-merangkak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Sep 2012 03:41:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[Subhanallah, setelah hampir 2 bulan nunggit-nunggit ga jelas antara mau duduk atau merangkak ƔåΩƍ ϑūℓūan. Sekarang baru beneran ketauan arahnya. Ðÿñϑά hampir bisa duduk sendiri, tapi masih harus dibantu dikit2 angkatin badannya. Dan Ummi banyakan malesnya bantuin Ðÿñϑά, ✗¡✗¡✗¡✗¡✗¡✗¡ Maklum, &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/09/15/akhirnya-kk-dynda-beneran-bisa-merangkak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah, setelah hampir 2 bulan nunggit-nunggit ga jelas antara mau duduk atau merangkak ƔåΩƍ ϑūℓūan.<br />
Sekarang baru beneran ketauan arahnya.</p>
<p>Ðÿñϑά hampir bisa duduk sendiri, tapi masih harus dibantu dikit2 angkatin badannya.<br />
Dan Ummi banyakan malesnya bantuin Ðÿñϑά, ✗¡✗¡✗¡✗¡✗¡✗¡ <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Maklum, Ummi &#038; abi sepakat sebisa mungkin ga pake PRT, walau kadang suka keteteran bagi waktu utk ngurus rumah juga *alesyan* <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Balik soal Ðÿñϑά <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Kemaren2 sih tanda2nya emang bakal merangkak ϑūℓūan.<br />
Tapi kalo kemaren2 merangkaknya masih pake muka &#038; lutut, nah 2 hari ini Ðÿñϑά mulai beneran merangkak pake lutut &#038; tangan  ┐(‾▿‾┐) (┌‾▿‾)┌ </p>
<p>Ʋϑåћ lumayan jauh jarak merangkaknya, walau 2-3 langkah merangkak, terus istirahat 2-3 detik juga, disambung merangkak ℓɑ̈ƍi, gitu seterusnya <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mau di foto &#038; direkam kayak waktu dia pertama berhasil tengkurep ϑūℓū, tapi biasalah si Ðÿñϑά mah kalo liat kamera langsung stop semua aktivitas &#038; melototin kameranya aja.<br />
Walau masih mati gaya kalo tiba2 liat kamera, tapi beberapa hari ini kalo mo ambil maenannya Ðÿñϑά Ʋϑåћ ga mau merayap ℓɑ̈ƍi <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Alhamdulillah Ya Rabb \☺/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/15/akhirnya-kk-dynda-beneran-bisa-merangkak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RE-LAKTASI : bukti cinta sang ibu yang sempat gagal</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/11/re-laktasi-bukti-cinta-sang-ibu-yang-sempat-gagal/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/11/re-laktasi-bukti-cinta-sang-ibu-yang-sempat-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2012 19:44:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Salut pada seorang ibu muda ƔåΩƍ mengaku sempat gagal memberi ASI eksklusif (ASIX), bahkan sang anak sudah terlanjur mengonsumsi susu formula (sufor), dan ASI sudah betul-betul kering kerontang. Tapi salutnya, sang ibu tetap punya niat membuncah untuk menjalani proses RE-LAKTASI &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/09/11/re-laktasi-bukti-cinta-sang-ibu-yang-sempat-gagal/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Salut pada seorang ibu muda ƔåΩƍ mengaku sempat gagal memberi ASI eksklusif (ASIX), bahkan sang anak sudah terlanjur mengonsumsi susu formula (sufor), dan ASI sudah betul-betul kering kerontang.<br />
Tapi salutnya, sang ibu tetap punya niat membuncah untuk menjalani proses RE-LAKTASI (menyusui kembali).</p>
<p>Di sinilah terlihat seberapa besar cinta sang ibu pada buah hatinya.<br />
Berapa kali ia terjatuh dan gagal, sebanyak itu pula ia mencoba bangkit dan memperbaiki diri.<br />
Semua hanya karena 1 alasan : &#8220;Demi CINTA pada sang buah hati&#8221;</p>
<p>Beberapa penelitian pun menyatakan :<br />
Tidak Αϑά satu hal pun ƔåΩƍ bisa membuat jarak antara ibu &#038; anak, kecuali saat si anak berhenti makan dari si ibu, di situlah sedikit demi sedikit jurang tercipta.</p>
<p>Sadarilah, perlahan tapi pasti, seiring dengan bertambahnya usia, seiring dengan beranjak dewasanya sang anak, perlahan dia akan bergerak menjauh dari orang tuanya, dia mulai tau arti mandiri, arti privasi, sampai akhirnya nanti dia menikah, memilih kehidupan terpisah denganmu, sang orang tua.</p>
<p>Dan sebelum masa itu datang, jangan biarkan kita kehilangan kesempatan untuk memeluk anak-anak kita lebih lama, membiarkannya bergantung hanya pada kita.<br />
Membiarkannya merasakan kekaguman akan hangatnya sentuhan &#038; dekapan kita saat memberikan ASI.</p>
<p>Atau kita akan memilih jalan lain&#8230;.<br />
Membiarkan si anak lebih mengagumi botol dot ketimbang hangatnya dada ibunda??? (˘̩̩̩˛˘̩̩̩ )<br />
Membiarkan si anak menggantungkan kelangsungan hidupnya pada berkaleng-kaleng zat tak bermanfaat bernama sufor???<br />
Membiarkan si anak merasa tak butuh pada ibunya, karena siapapun bisa memberinya makan, mengenyangkan perutnya, menggantikan posisi ƔåΩƍ harusnya HANYA BISA dipenuhi oleh sang ibu???</p>
<p>Wanita,<br />
Tidak mudah memang mengubah telapak kaki menjadi &#8220;surga&#8221;, dan inilah sebagian dari proses itu.</p>
<p>Jangan cuma puas dengan telapak kaki ƔåΩƍ kau pikir telah betul-betul menjadi surga karena proses di meja persalinan semata,<br />
Jα̲̅ϑîkanlah semua tubuhmu surga bagi bayimu.<br />
Sehingga kelak ketika sang buah hati tumbuh dewasa, dia hanya mengenal 2 surga dalam hidupnya :<br />
1.Surga Sang Ilahi Rabbi,<br />
2.Surga Sang Ibunda Чa̅ƞб​​‎​‎​‎​ tak pernah putus berjuang &#038; berkorban untuknya.</p>
<p>Kalau MAU, Αϑά seribu JALAN.<br />
Kalau TAK MAU, Αϑά seribu ALASAN.</p>
<p>Save your baby, as early as possible.<br />
It&#8217;s never too late, IF ONLY you LOVE your baby.<br />
I believe you can do *hugs*<br />
(˘⌣˘)ε˘`)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/09/11/re-laktasi-bukti-cinta-sang-ibu-yang-sempat-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masihkah Aku Pantas Menjadi Inspirasi ???</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/27/masihkah-aku-pantas-menjadi-inspirasi/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/27/masihkah-aku-pantas-menjadi-inspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2012 04:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatanku]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[my besties]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Pagi-pagi, ketika selesai mengurus Dynda, ku tengok ponselku yang kedap-kedip pertanda ada pesan masuk. Ternyata benar, satu pesan dari sahabat baikku sewaktu kuliah baru saja diterima oleh ponselku, dan isinya panjaaaaaannnngggg sekali Beginilah potongan-potongan sms yang ku dapati pagi ini &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/08/27/masihkah-aku-pantas-menjadi-inspirasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi-pagi, ketika selesai mengurus Dynda, ku tengok ponselku yang kedap-kedip pertanda ada pesan masuk.<br />
Ternyata benar, satu pesan dari sahabat baikku sewaktu kuliah baru saja diterima oleh ponselku, dan isinya panjaaaaaannnngggg sekali <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Beginilah potongan-potongan sms yang ku dapati pagi ini</p>
<div id="attachment_457" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-457" title="CaptureNux 2012-08-27 10.09.27" src="http://blog.ardy-elda.com/unggah/2012/08/CaptureNux-2012-08-27-10.09.27-300x225.jpg" alt="1" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">sms 1</p></div>
<p><span id="more-456"></span></p>
<div id="attachment_458" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-458" title="CaptureNux 2012-08-27 10.09.58" src="http://blog.ardy-elda.com/unggah/2012/08/CaptureNux-2012-08-27-10.09.58-300x225.jpg" alt="sms 2" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">sms 2</p></div>
<div id="attachment_459" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-459" title="CaptureNux 2012-08-27 10.10.21" src="http://blog.ardy-elda.com/unggah/2012/08/CaptureNux-2012-08-27-10.10.21-300x225.jpg" alt="sms 3" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">sms 3</p></div>
<p>Ah sahabatku, menitik air mataku membaca pesanmu ini.<br />
Aku yang selalu kau jadikan inspirasi, tapi sebetulnya aku yang telah melangkah terlalu jauh meninggalkanmu dan jalan dakwah kita yang dulu terasa begitu indah.</p>
<p>Sungguh aku malu jika harus tetap kau jadikan sebagai sumber inspirasi.<br />
Karena elda sahabatmu, bukan lagi elda yang 7-9 tahun silam.</p>
<p>Jika terus kau ungkit bagaimana aku menarikmu ke jalan yang begitu damai.<br />
Bagaimana aku mengenalkanmu pada dunia hijrah kita yang sungguh indah.<br />
Sungguh aku merasa tertampar, antara bahagia, sedih, dan malu.</p>
<p>Aku bahagia, karena kau, sahabatku yang dulu begitu &#8220;lugu&#8221; di mataku, kini tetap istiqomah di jalan kita yang seharusnya, bukan hanya berbalut kerudung panjang namun gersang di dalamnya.<br />
Aku sedih, karena aku tak mampu lagi berdiri di sampingmu, tetap tersenyum bahagia dan saling menguatkan di tengah jalan kita yang penuh liku dan duri.<br />
Aku malu, karena hingga detik ini kau tetap menyebutku sebagai sumber inspirasimu, walau kau sendiri berpuluh kali mengaku kecewa pada keputusanku untuk melangkah keluar dari dakwafillah.</p>
<p>Sungguh, kini aku yang membutuhkanmu.<br />
Aku yang kini begitu ringkih, membutuhkan topangan darimu, membutuhkan uluran kekuatan darimu.<br />
Agar bisa ku temukan kembali, jiwaku 9 tahun silam.<br />
Agar bisa ku kobarkan kembali ghirah kita 7 tahun silam.</p>
<p>Agar bisa ku sampaikan pada para Qurota&#8217;ayun ku nanti, betapa indahnya jalan kita dulu.<br />
Agar bisa ku tumbuhkan setitik harapan pada mereka, untuk memilih jalan kita dulu.</p>
<p>Walau tetap dalam hati, akan selalu melintas pertanyaan yang memalukan ini<br />
&#8220;Masih Pantaskah Aku Menjadi Sumber Inspirasi???&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/27/masihkah-aku-pantas-menjadi-inspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I believe in you, and will be always like that</title>
		<link>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/26/i-believe-in-you-and-will-be-always-like-that/</link>
		<comments>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/26/i-believe-in-you-and-will-be-always-like-that/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2012 04:09:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elda</dc:creator>
				<category><![CDATA[keluargaku]]></category>
		<category><![CDATA[my happiness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.ardy-elda.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Aku tak pernah memujimu tampan, karena aku memang tidak mencintaimu karena itu. Aku tak pernah memuji posturmu yang besar-tinggi, karena memang aku tidak mencintaimu karena itu. Aku memuji setiap tetes keringatmu yang jatuh, Aku memuji setiap derma yang selalu kau &#8230; <a href="http://blog.ardy-elda.com/2012/08/26/i-believe-in-you-and-will-be-always-like-that/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Aku tak pernah memujimu tampan, karena aku memang tidak mencintaimu karena itu.<br />
Aku tak pernah memuji posturmu yang besar-tinggi, karena memang aku tidak mencintaimu karena itu.</p>
<p>Aku memuji setiap tetes keringatmu yang jatuh,<br />
Aku memuji setiap derma yang selalu kau sisihkan sebagai pembersih harta,<br />
Aku memuji setiap kejelihan matamu melihat yang hak dan yang bathil.<br />
Karena dari semua itulah aku jatuh cinta.<br />
Karena dari semua itulah aku belajar berbenah.<br />
<a title="Rumah Baru, Impian Baru" href="http://ardy.or.id/2012/08/26/rumah-baru-impian-baru.xhtml">I believe in you, and will be always like that</a> <img src='http://blog.ardy-elda.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.ardy-elda.com/2012/08/26/i-believe-in-you-and-will-be-always-like-that/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
