Jadi ingat beberapa waktu lalu, di sebuah pusat perbelanjaan di kota ini.
Saya menyusui Dynda di ruang Ibu & anak yang tersedia di mall itu.
Tak lama dari saya masuk, ada seorang ibu membawa ransel gede banget masuk seorang diri, lalu keluarlah alat tempur seabrek dari dalam ransel itu, saya perhatikan saja sepintas terlihat ada termos kecil untuk air panas, ada botol minum ukuran agak besar yang masih berisi setengahnya, ada botol dot, serta susu formula yang dimasukkan di dalam wadah sejenis toples plastik gitu.
Category Archives: Catatanku
“SEMUA BISA DIJELASKAN DENGAN LOGIKA”
Suamiku penyuka sulap, suka sekali.
Beberapa trik sulap ia kuasai dengan baik, terus terang ini jadi nilai “plus” dia waktu ku kenal pertama kali.
Aku memang tipe penyuka pria unik yang punya hobi unik, dan entah kenapa rasanya aku agak kurang tertarik dengan pria yang (maaf) i called him “pasaran”, seperti yang suka olahraga, otomotif, menyanyi, main musik, dsb.
Aku suka pria yang “berbeda”, di saat pria lain berlomba belajar alat musik, beliau justru memilih trik sulap untuk digeluti.
Di saat pria lain asik berpeluh dengan seragam kumal bercampur lumpur di tengah lapangan, atau pria dengan cemong di muka karena memodifikasi knalpot mobil atau motornya agar terdengar lebih “sangar”, priaku justru memilih Seminar dan setumpuk buku-buku tebal untuk dikencani, bahkan hingga larut malam sekalipun….So sexy nih tipe-tipe gini, pasti pinternya pake banget deh
Bagiku, pria dengan tipikal “berbeda”, tentu akan punya jalan pikiran berbeda pula
Apa hubungannya dengan judul postinganku ini???
yeps, that’s the point…
Masihkah Aku Pantas Menjadi Inspirasi ???
Pagi-pagi, ketika selesai mengurus Dynda, ku tengok ponselku yang kedap-kedip pertanda ada pesan masuk.
Ternyata benar, satu pesan dari sahabat baikku sewaktu kuliah baru saja diterima oleh ponselku, dan isinya panjaaaaaannnngggg sekali
Beginilah potongan-potongan sms yang ku dapati pagi ini

sms 1
Pemberian ASI eksklusif dan berbagai macam kendala serta solusinya
Sebagai seorang tenaga kesehatan, khususnya Bidan, saya tentu seringkali mendapat beragam pertanyaan dari beberapa pasien-pasien saya seputar kendala dalam pemberian ASI Eksklusif.
Banyaknya pertanyaan seputar kendala pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa memang tak mudah menjadi “breastfeeding parents”, tapi tak mudah bukan berarti harus menyerah seketika, karena Tuhan menciptakan masalahnya beserta solusinya, hanya saja kita memang dituntut agar lebih bersabar dan bertekad keras mencari solusinya.
Berikut beberapa pertanyaan yang sering saya dapati di lapangan :
Q : ASI saya sedikit bahkan hampir tidak keluar.
A : Tetap semangat bu, ada banyak booster ASI, mulai dari yang bentuknya tablet, jamu, sampai yang lezat seperti susu. Juga ada banyak sekali macam sayuran yang bisa menjadi booster ASI.
Sementara ibu berjuang untuk memproduksi ASI, bayi ibu akan tetap tahan berpuasa selama 3 hari di awal kelahirannya, begitu luar biasa bukan Allah menyempurnakan ciptaan-Nya, Subhanallah
Continue reading
info PSIKOLOGI: Mengenal Pribadi GR (Gede Rasa)
Copas from here
BANYAK orang tidak pernah merasakan dirinya mengidap GR atau gede rasa atau prejudice” atau suudzon. Pengalaman saya sejak mahasiswa hingga sekarang menunjukkan bahwa di sekitar kita memang masih ada orang-orang yang berkepribadian demikian. Mungkin, dari 100 orang, ada satu orang yang mengidap GR.
A.Beberapa contoh yang saya ambil dari pengalaman dan dari beberapa literatur yang pernah saya baca:
1.Merasa ditertawakan
Si A, adalah teman satu kos saya di depan Kampus Universitas Trisakti, Jakarta. Ada yang selalu saya perhatikan. Tiap kalau ada beberapa orang atau anak kos tertawa tidak jauhdari dirinya, dia merasa gelisah. Wajahnya menunjukkan ketidaksenangan. Ketika saya tanya, dia menjawab bahwa dia merasa selalu ditertawakan orang lain. Padahal, ketika saya tanya anak-anak kos yang tertawa itu, mereka bercerita tentang sinetron yang lucu yang ditontonnya semalam.
Yepz, this all about me & my life !!!
Daripada aku selalu mengeluh atas hal-hal yang tidak menyenangkan yang sudah pasti akan selalu menimpa tidak hanya diriku tapi juga orang lain pasti akan mengalaminya juga.
So, daripada terus mengeluh yang sudah pasti tidak akan mendatangkan hasil yang baik, akan lebih berguna jika aku nikmati saja prosesnya hingga ujian demi ujian membawaku naik ke kelas yang lebih tinggi
Review film “Mestakung” di mata saya pribadi
Mestakung, sebuah film yang baru saja kami tonton semalam bersama komunitas blogger wongkito. Berbekal tiket yang jatuhnya jadi seharga Rp 10.000,- karena komunitas kami dapet subsidi 40 voucher @senilai Rp 15.000,- dari pihak produsen film, yah tak lain karena ada antek-antek wongkito yang bekerja di sana tentunya ![]()
Alhamdulillah yah, sesuatu banget lah pokoknya kalo bisa dapetin yang murah2, apalagi kalo gretongan, hihi
mestakung
Sejujurnya, kami ga nonton dari awal nih film dikarenakan tiket kami masih disita oleh ibu ini, terpaksa harus menunggunya naik dulu baru bisa masuk ![]()
Meski ga nonton dari awal banget, overall filmnya lumayan bagus sih, banyak sisi-sisi mengharukan ketika si Arief (Sayef Muhammad Billah) dengan semangat membara mencari sang ibu (Hermalia Putri) yang sudah 7 tahun menghilang dan dikabarkan menjadi TKI di Singapura.
Sebagai sebuah film motivasi, tentunya Mestakung (Semesta Mendukung) ini cukup menginspirasi saya pribadi. Yah minimal jauh lebih baik lah ketimbang film Indonesia yang berbau “SS” (Setan & Sex).
Semalam, hingga pukul 01.00 WIB saya dan suami masih berdiskusi tentang film ini.
Entah kenapa di kacamata saya pribadi menemukan ada banyak “hal yang sangat disayangkan” di sana-sini film, saya merasa seperti sebuah ide yang kurang matang jadinya, dan ternyata suami sayapun berpendapat yang sama
Mual-Muntah Berlebihan (Hyperemesis) di Awal Kehamilanku
Menyeramkan mungkin judul tulisanku ini, tapi yah karena lagi senang-senangnya menikmati “proses menjadi ibu” ini, meskipun seram dan berat tetap ku hadapi juga dengan sepenuh ikhlas
So why diriku bikin tulisan dengan judul seperti ini???
Alasannya satu, karena ada banyak orang di luar sana yang kurang/tidak memahami apa yang terjadi dengan kondisi ibu hamil, sehingga ketika melihat/menemukan kasus bumil yang mengalami mual-muntah berlebihan maka langsung dianggap sebagai suatu kesalahan besar, baik dari si calon ibu yang dituduh manja dan malas makan lah sampai si suami yang dituduh tidak memperhatikan istri dan tidak mencukupi gizi istri…hufffff, “What a stupid opinion u have”
Panduan untuk BB & TB anakku nantinya :)
Ada anggapan yang sangat salah pada masyarakat, bayi dan balita dengan berat badan lebih, dengan pipi tembem dan lipatan pada lengan dan kaki dianggap biasa saja, bahkan dianggap lebih sehat dibandingkan balita dengan berat badan ideal. Para orang tua bahkan merasa bangga bila balita mereka tampak menggemaskan dengan tubuh yang dipenuhi lemak, bukti bahwa orang tua mereka makmur dan bisa membuat balita ‘sehat’.
“Ah, nggak gemuk kok, anak saya sehat,”
“Anak saya ini kelihatan gemuk bawaan lemak bayi,”
Apakah Anda sering menyangkal demikian saat orang lain memberi komentar terhadap buah hati Anda yang memang tampak gemuk dan memang kelebihan berat badan? Tidak hanya Anda dan masyarakat Indonesia saja yang sering berpikir bahwa balita yang gemuk itu sehat, bahkan sampai menyangkal bahwa balita mengalami masalah kegemukan dengan mengatakan balita sehat dan berat badannya normal.