Filosofi di Balik Nama Dynda

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah…….Qurota’ayun kami yang pertama telah lahir ke dunia.
Terlahir sebagai perempuan, tepat pada hari Senin, 09 April 2012, atau pada tanggal 17 Jumadil Awal 1433 H, pada pukul 19.20 WIB bertepatan dengan berkumandangnya Adzan Isya untuk wilayah Kota Palembang.

Berharap dia menjadi putri yang cantik, baik rupa maupun akhlaknya, maka kami telah menyiapkan sebuah nama yang Insya Allah akan menjadi doa sepanjang masa bagi dirinya, “Afifah Zhufairah Dynda Hidayat”.

Adapun harapan dan doa yang kami selipkan lewat makna di balik nama Dynda ini adalah :

[click here]

Aku dan Detik-Detik Persalinan

Hamilku 39 minggu sudah, dan menurut perhitunganku berdasarkan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), taksiran persalinan (TP) si kakak jatuh pada tanggal 15 April 2012, satu minggu lagi lebih kurang ya Nak :)

Malam itu, sepulang dari Graha Pena Sumeks, aku merasa Αϑά ƔåΩƍ menekan dan membuat tak nyaman di bagian bawah panggulku, dan beberapa kali aku harus berganti pakaian dalam karna pipisku ƔåΩƍ tiba2 keluar tanpa Αϑά HIV (Hasrat Ingin Vivis) sebelumnya.
Hanya sebatas itu, meski semalaman akhirnya tak juga bisa memejamkan mata karna ngilu ƔåΩƍ sering hilang-timbul di perut bagian bawahku.

[Lanjoooootttt........]

To All My Besties

Usia membawa kita pada kedewasaan.
Waktu membawa kita pada tahap hidup selanjutnya.
Ada suka cita luar biasa ketika sahabat akan menjumpai segera kebahagiaannya.
Namun ada getir ketika tahu kita kan kembali berpisah.

Namun semua harus disadari,
Kita bukan kanak-kanak lagi.
Cepat atau lambat semua memang pasti kan terjadi.

Satu hal yang ku genggam sebagai asa dalam hati.
Apapun yang telah dan akan terjadi, kerikil dan batu setajam apa, gelombang dan badai sederas apa.
Ku harap semua tak kan mampu menggoyah kita.
Meski ruang mungkin kan memisah kita,
Tetaplah persahabatan ini indah seperti (hampir) 10 tahun silam.

My Husband’s Dreams

Do you have a dream??? …..Yeah, I sure that everybody must have a dream.

Bukan, bukan mimpi yang jadi penghias saat tidurmu, melainkan mimpi yang menjadi fokus / motivasi / tujuan dari hidup setiap orang, gitcu lho 

Semua orang pasti memiliki impian dalam hidupnya, pasti. Baik itu anak-anak, remaja, orang dewasa, laki-laki, perempuan, bahkan manula sekalipun.
Saya ingat ketika berusia 7 tahun, saat itu saya sudah duduk di kelas 3 SD, saya diminta oleh orang tua untuk mengurutkan semua impian dan cita-cita saya.
Dengan lugu saya menuliskan di sebuah buku : Piala yang banyak, wisuda TPA, punya adek (karena saya masih jadi anak tunggal), sekolah tinggi-tinggi, wisuda kuliah, jadi dokter, punya prakter kayak dr.Irfan (dokter pribadi saya sejak kecil yg dulu gantengnya kebangetan) :P .

[klik here]

info PSIKOLOGI: Mengenal Pribadi GR (Gede Rasa)

Copas from here

BANYAK orang tidak pernah merasakan dirinya mengidap GR atau gede rasa atau  prejudice” atau suudzon. Pengalaman saya sejak mahasiswa hingga sekarang menunjukkan bahwa di sekitar kita memang masih ada orang-orang yang berkepribadian demikian. Mungkin, dari 100 orang, ada satu orang yang mengidap GR.

A.Beberapa contoh yang saya ambil dari pengalaman dan dari beberapa literatur yang pernah saya baca:

1.Merasa ditertawakan

Si A, adalah teman satu kos saya di depan Kampus Universitas Trisakti, Jakarta. Ada yang selalu saya perhatikan. Tiap kalau ada beberapa orang atau anak kos tertawa tidak jauhdari dirinya, dia merasa gelisah. Wajahnya menunjukkan ketidaksenangan. Ketika saya tanya, dia menjawab bahwa dia merasa selalu ditertawakan orang lain. Padahal, ketika saya tanya anak-anak kos yang tertawa itu, mereka bercerita tentang sinetron yang lucu yang ditontonnya semalam.

[klik] Lanjut yuuukkk…

Serasa, Merasa, Dirasa, Terasa, Perasa deh aaahhh

Pernahkah Anda, pembaca sekalian, merasa salah tingkah atas perasaan GR kalian yang berlebihan?

Misalnya saat kalian sedang asik makan bareng temen di sebuah kafetaria, tiba-tiba ada yang tersenyum dan melambaikan tangan pada kalian. Lalu karena kalian tadi merasa senyum dan lambaian tangan itu tertuju pada kalian, langsung aja nih dengan santainya balas tersenyum dan melambai pula.
Lalu tiba-tiba entah darimana datangnya, ada suara yang menyapa “Hai, apa kabar?”
Ketika kalian menoleh, ternyata lambaian tangan tadi ditujukan pada orang yang ada di belakang kalian…ow ow…

[Klik] Lanjut yuuukkk…

Yepz, this all about me & my life !!!

Daripada aku selalu mengeluh atas hal-hal yang tidak menyenangkan yang sudah pasti akan selalu menimpa tidak hanya diriku tapi juga orang lain pasti akan mengalaminya juga.
So, daripada terus mengeluh yang sudah pasti tidak akan mendatangkan hasil yang baik, akan lebih berguna jika aku nikmati saja prosesnya hingga ujian demi ujian membawaku naik ke kelas yang lebih tinggi :)

Sila [Klik] di sini